RENUNGAN: BELAJAR DARI YANG MENYEBALKAN

Seorang Laki-laki sangat tergesa-gesa hendak menuju bandara, karena beberapa jam lagi dia ada janji dengan client untuk urusan bisnis, akan tetapi Tuhan berkata lain, jalan yang dilalui macet total, taxi yang dinaiki nyaris tak bergerak sama sekali dan ketika taxi telah mengantarkan dia ke Bandara, Pesawat yang hendak dia naiki sudah lepas landas.

Rasa sedih terlihat diwajah laki-laki ini, peluang bisanis bernilai ratusan juta sudah pasti hilang dari genggaman, dia mengumpat sejadi-jadinya, perasaan kecewa,sedih dan marah, tapi kepada siapa dia hendak menyalahkan itu semua.

Pada saat itu handphone yang dia bawa berbunyi, setelah diangkat ternyata teman bisnisnya yang telah menghubunginya, laki-laki ini buru-buru minta maaf karena tidak bisa menepati janji karena terjebak kemacetan dan ketinggalan pesawat, sang penelpon kemudian menangis lalu dia berkata ” Wahai sahabat BIsnis kita tidak penting, karena yang lebih penting adalah kamu masih hidup, sebab Pesawat yang hendak kamu naiki tadi mengalami kecelakaan dan semua awak pesawat beserta penumpangnya tewas”.

Lihatlah Allah begitu manis ketika hendak menyelamatkan hambanya yang terpilih, kemacetan yang dialami Laki-laki tadi memang bukan sesuatu yang menyenangkan, akan tetapi dari sesuatu yang menyebalkan itu Allah SWT sebenarnya hendak menyelamatkan kita dari musibah atau bencana yang lebih besar, Berprasangka baiklah selalu kepada Allah, sebab Allah SWT maha tau dari segala apa yang di kehendakiNYA.

@gading pantai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: