RENUNGAN: BERBAKTILAH PADA IBUMU

Ketika kita melihat seorang wanita yang hamil, mungkin itu kita anggap biasa, tapi cobalah kita pahami lebih jauh betapa mulianya seorang Ibu, ketika kandungan masih muda dijaganya penuh kasih sayang, dan ketika perut sdh membuncit juga tiada kata keluhan mesti mau ngapa-ngapain jadi susah, Mau tidur tengkurap nggak bisa hehehe…., mau miring juga nggak nyaman, tidur telentang juga nggak enak, kemana-mana juga dibawa tuh kandungan, nggak ada kan seorang Ibu mau pergi belanja lantas kandungannya ditinggal dirumah hehehehe…….kalau ada itu mah di film kartun kayaknya.

Mau melahirkan nyawa sudah jadi taruhannya (duh hebat banget tuh Ibu), dan ketika lahir ada senyum bahagia, dijaganya sang buah hati dg penuh kasih sayang, ketika menangis segera dikasih minum susu biar tenang, ketika lapar langsung disuapi, pipis dicelana ibu cuma senyum, buang air besar dicelana, Ibu juga dengan senang hati mengganti celana sang anak, lalu dibersihkan, saat pipis dalam gendongan indah pula bagi seorang Ibu, ketika anak sakit Ibu rela tak tidur semalaman dan kecemasan senantiasa terpancar, bahkan tetesan air mata tak jarang mengalir ketika melihat buah hati yg sedang sakit, belaian Ibu senantiasa berbaur dengan doa dan harapan bagi sang ANak….

SEKARANG MARI KITA BALIK

Ketika Ibu kita sudah tua dan tak mampu berjalan, apakah kita sebagai anak bersedia menjadi kaki bagi Ibu kita ?? …….bukankah dulu sejak dalam kandungan hingga kita belom bisa mandiri Ibu senantiasa membawa kita kemana beliau pergi ????.

Ketika Ibu kita sudah nggak bisa mengambil makanan, apakah kita bisa dengan ikhlas dan senang hati mengambilkan makanan buat IBu kita lalu menyuapinya ???…….bukankah waktu kita kecil ibu selalu melakukan itu tanpa keluhan, dan dilakukan dg penuh kasih sayang ??

Ketika Ibu kita Pipis ditempat tidur, apakah kita juga akan senyum lalu membersih kan seperti halnya waktu kita kecil Ibu melakukan itu dengan penuh kesabaran ?? ataukah kita akan ngomel-ngomel nggak karuan ???

Ketika Ibu kita buang air besar ditempat tidur, apakah kita juga akan dengan senang hati membersihkannya tanpa keluhan ?? bukankah ibu kita juga melakukan hal itu kepada kita tanpa ada keluhan sama sekali ??

Ketika ibu kita pikun suka ngomel, apakah kita juga akan dg sabar menerimanya ???…..bukankah dulu ibu kita juga dengan sabar membimbing dan mengarahkan kita meskipun kita badung dan nakal ?? ataukah kita juga akan mengomeli ibu kita karena cerewet tadi ??

Masih banyak lagi tentunya, akan tetapi yang kecil yang imut-imut tentu akan menjadi tua yang amit-amit pokoknya hehehehhe…..kenapa bisa demikian supaya kita belajar dari kehidupan ini, mana ada orang tua yang sudi ditaruh dipanti jompo, lupakah kita dengan pengorbanan orang tua kita sewaktu kita masih dalam kandungan, melahirkan dan ketika kita masih balita ?? …..Orang Tua akan sangat menderita dan hancur perasaannya jika anaknya tidak bisa berbakti, dan akhirnya hukum itu akan berbalik…..ketika kita sudah tua nanti apakah kita juga mau diberlakukan tidak baik oleh anak-anak kita ??? apakah kita juga mau ditaruh dipanti jompo oleh anak-anak kita kelak dan tak pernah dikunjungi lagi ??

Jika kita tidak ingin dibalas oleh anak-anak kita, alangkah indahnya jika kita berlakukan orang tua kita dengan baik, dirawat dengan baik sebagaimana beliau merawat kita diwaktu kecil. semoga kita semua bisa menjadi anak yang baik bagi orang tua kita, dan menjadi orang tua yang baik bagi anak-anak kita, juga anak-anak kita semoga menjadi anak yang baik buat kita, dan besedia merawat kita hingga usia menutup perjalanan hidup kita di dunia ini….

@Gading Pantai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: