NASEHAT: JANGAN SUKA BOHONG

Jujur adalah sebuah Perbuatan yang senantiasa ingin dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari, namun kejujuran itu kadang susah untuk dilakukan, ada yang bilang bohong dikit-dikit bolehlah hehehe…….., padahal meskipun kita telah melakukan kebohongan yang cuma sedikit, tapi untuk menutupi kebohongan kecil itu kita akan melakukan kebohongan yang lebih besar.

NGGAK PERCAYA ??  MARI KITA BUKTIKAN🙂

Ada seorang wanita muda, yang tengah mengikuti interview disalah satu perusahaan, sebenarnya wanita ini telah menikah, tapi untuk pertimbangan supaya dia bisa diterima kerja dll, maka dia memutuskan untuk mengaku masih lajang atau belom menikah, berikut dialog dan mari kita hitung berapa benyak kebohongan yang akan dia katakan, gara-gara tidak jujur ini :

Petugas : Apakah anda sudah menikah ?

pelamar  : Belom (karena dia sdh menikah dia telah bohong yang ke 1)

Petugas : Anda tinggal bersama siapa saat ini ?

Pelamar : dengan orang tua (karena dia  tinggal dengan suami, dia bohong yang ke 2 )

Petugas : Anda kesini tadi naik angkutan umum atau bawa kendaraan sendiri ?

Pelamar : Saya tadi diantar sama kakak saya ( karena yang antar suaminya, dia bohong yang ke 3 )

Setelah acara interview selesei, petugas tadi mengantarkan si pelamar ini sampe pintu keluar kantor, dilihatnya seorang laki-laki dan anak kecil yang melambai-lambaikan tangan, lalu dia tanya lagi.

Petugas : Apakah laki-laki itu yang kamu bilang kakakmu ?

pelamar  : Iya itu kakak saya ( suami dibilang kakak, dia bohong yang ke 4 )

Petugas : Lalu siapa anak kecil yang melambaikan tangannya itu ?

pelamar  : owww..itu keponakan saya ( anak dibilang ponakan, dia bohong yang ke 5 )

Kemudian Pelamar ini tadi mengmbil Kartu Pengenal di Pos Satpam, kebetulan Satpam-nya tanya pula hehe……

Satpam : Yang digandeng itu anaknya ya mbak ??

Pelamar : Ponakan Pak  ( lagi-lagi dia bohong untuk yang ke 6 )

satpam : owww…terus apa tu suaminya mbak ??

Pelamar : Itu kakak saya ( nah tuh bohong lagi deh….ini bohong yang ke 7 ) singkat cerita wawancara selesei

Nah coba bayangkan dalam kurun waktu yang tidak terlalu lama dia telah melakukan kebohongan selama 7 kali, itu sama saja dia telah melakukan Dosa selama 7 kali, kenapa bisa demikikan ? ya karena untuk menutupi kebohongan itu dia harus berbohong lagi dan lagi, dan baru berakhir kalau kita mau berkata jujur.

Nah lebih enak jujur kan ? kita nggak akan punya beban apa-apa, coba kalau kita ngga jujur, wah setiap hari kita mesti berfikir dan mengarang cerita setiap kali kita ditanya orang hehehe…..jadi beban kan ? dan kalau ketahuan kalau kita ini  pembohong, orang pasti akan susah mempercayai omongan kita, meskipun kita telah berkata jujur.

semoga ada manfaat, mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangannya

@gading pantai….emmmm berapa kali ya saya bohong hari ini hehehe…:)

NASEHAT DAN RENUNGAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: