HUMOR: CERITA SANG MATAHARI

Pagi itu sang Matahari tengah memulai tugasnya…..
Dia terbangun untuk memulai janji yang senantiasa ia tepati
Sinarnya telah ditunggu oleh semua mahluk hidup
sebagai pertanda dimulainya hari dengan segala aktifitas dimuka bumi

Belum selesei sang Matahri menjalankan tugasnya…
Dia melihat sang angin tengah pacaran sama putri awan hehehe….suit..suit…
ANgin membawa putri awan jalan-jalan keliling angkasa
Tentu sang matahari hanya bisa senyum-senyum melihat dua sejoli ini hehhee…

Kemudian Matahari melihat ANgin dan Putri awan Bertengkar, wah…wah..wah..
Sepertinya Putri awan tengah dilanda cemburu berat hehehe…..
Ini dikarenakan Angin lirik-lirik sama Awan lain yang Melintas xixixixi….
Rupaya baru saja ada parade putri awan yang melewatinya..wow..

Angin berusaha menenangkan putri awan yang lagi ngambek
Tapi usahanya tak berhasil, putri awan malah makin ngambek
Angin kesel juga tuh, akhirnya dia pergi dengan rasa dongkol
Angin merasa ingin menenangkan diri dulu, makanya dia pergi

Kepergian angin yg lagi marah tentu saja berdampak buruk
Pohon-pohon yang dilalui pada tumbang hehehe….papan reklamu juga tuh
Setelah ditinggal, putri awan jadi nangis deh…makanya turun hujan hahaha…
Tapi angin tetep aja pergi dia kayaknya cuek bebek ewek…ewek…

Karena Putri awan menghalangi tugas matahari nih…
Polisi Halilintar datang, kalau dikita polisi anti huru hara kali ye hehe…
Dia memberikan tembakan peringatan pada putri awan…duuuoooorrr…jdeeeeerrrr
ini supaya putri awan berhenti menangis dan segera pergi

Hehehe,,,digituin sama polisi halilintar putri awan makin takut
tangisnya makin menjadi-jadi, tentu saja hujan makin deras hahaha…
Saat itulah Angin datang, kayaknya masih dongkol tuh si angin
sebab waktu datang…pohon-pohon pada tumbang lagi xixixixixi….

Angin membujuk putri awan agar berhenti menangis..malu ah…
Rupaya bujukan itu berhasil, makanya hujan jadi reda….
Kemudian angin mengajak putri awan pulang ….hehe
Angin takut juga sama ortu putri awan, sebab sudah sore tuh….

Setelah mereka pergi Matahari kembali tersenyum…
Dia kembali melanjutkan tugasnya untuk memberikan sinarnya
sebelum matahari ke peraduan diapun minta maaf pada ibu-ibu
“Maaf ya ibu-ibu kalau jemurannya tidak kering” ahahhahaha

@gading pantai 2009

3 Tanggapan

  1. siiiiiip bgt tu

  2. bahussssss 😀

  3. aq suka critanya..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: