DERITA DAN SEMANGAT RANTING POHON

Hari itu hujan dan angin puting beliung tengah datang menerpa hutan yang tak jauh dari pemukiman penduduk, akibat dari kejadian itu banyak ranting pohon yang patah, tentu ini sebuah tragedi yang memilukan bagi kehidupan tanaman.

Tangisan ranting pohon yang patah ini menyebar seantero hutan, semua pada mencibir bahwa dia tidak kuat dalam menghadapi terjangan angin, patahnya ranting adalah sebuah aib yang besar pagi sebuah pohon tadi, bagaimana tidak, dia yang masih kecil yang punya cita-cita besar agar nantinya mampu berbunga dan menghasilkan buah ternyata harus pupus ditengah jalan, karena terjangan angin. sebuah tragdei yang tak ingin dialami oleh siapapun juga.

Derita ranting ini ternyata belom juga habis, sebab daun yang dia miliki juga mulai layu dan mengering, ini disebabkan oleh trauma yang luar bisa, sehingga dia tidak bisa makan lagi, sebagian besar kulitnya telah terkelupas dan patah dari batangnya, ranting kecil hanya bisa meratapi nasibnya, sedang sang induk hanya mampu menghibur dan memberikan semangat hidup pada sang ranting.

Kejadian luar bisa terjadi, ranting yang daunya telah rontok semua , ternyata menunjukkan semangat untuk bangkit sebab dibatangnya telah tumbuh tunas-tunas daun muda, ini tentu membuat sang induk menjadi senang, ternyata ada sisa kulit yang sangat kecil yang masih terhubung antara ranting dengan dahan yang ada di pohon induk tadi, semakin lama patahan itu mulai tertutup dengan kulit yang baru, hingga akhrinya patahan itu tertutup dengan baik, meskipun masih kelihatan bekas patahan dan ranting masih kelihatan terjuntai kebawah.

Tanpa diduga bekas patahan itu tumbuh akarnya, dan akar itu semakin lama semakin banyak, hingga akhirnya ada manusia yang tertarik dengan ranting tadi, dipisahkannya ranting tadi dari indukknya lalu ditanam tak jauh dari lokasi tadi, mula-mula ranting ini tampak layu karena dipisahkan dari induknya, namun kesedihan itu tak berlangsung lama, sebab ranting ini akhirnya tumbuh menjadi pohon yang kuat, besar dan mempunyai banyak ranting, tidak hanya itu ranting yang telah menjadi pohon ini juga mampu berbunga dan berbuah jauh lebih banyak ketimbang saat dia masih menjadi satu dengan induknya.

Dikisahkan oleh ranting kepada gading pantai, dengan pesan apapun yang menimpa kita, tetaplah punya iman dan senantiasa ingat kepada Tuhan, sebab apapaun yang menimpa kita, itu bukan akhir dari segalanya akan tetapi Tuhan ingin merubah cara kita hidup, cara kita berfikir, cara kita berprilaku, dan jika itu kita sadari niscaya kelak kita akan dapat menghasilkan buah yang manis dan berguna bagi orang lain. amiin

@gading pantai

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: