RENUNGAN: TENTANG KAWANKU

Saya pernah bertanya kepada teman saya tentang sahabat baiknya :

Saya     : Kenapa kamu begitu akrab dengan si A

Teman : Karena dia teman yang baik

Saya    : Lantas kenapa kamu tidak begitu akrab dengan si B

Teman : Ah…dia itu prilakunya tidak baik saya tidak suka sama dia

Septintas obrolan diatas tidak ada yang salah, namun jika kita perhatikan lebih cermat lagi tentu ada sesuatu yang salah hehehe…..dimanakah letak permasalahannya ??

Pertama : Jika kita hanya mau berteman dengan orang yang kita anggap baik prilakunya, sampai kapan kira-kira kita akan bertahan dengan asumsi itu, Bukankah setiap orang pernah berbuat salah, berbuat dosa, berbuat yang memalukan.

Kedua  : Jika TUHAN membongkar kejelekan orang yang kita anggap baik tadi, apakah kita juga masih mau berteman dengan dia ?? lantas bagaimana jika dibalik TUHAN malah membongkar semua kejelekan yang pernah kita lakukan semua hal-hal memalukan yang pernah kita perbuat, masih pantaskah kita mengatakan diri kita baik dan hanya layak berteman dengan orang yang baik ?????? hehehe

Ketiga : Manusia itu bisa berubah rasanya tak pantas jika kita membenci seseorang karena prilakunya yang tidak baik, jika kita menjaga jarak itu sih wajar, tapi kalau membenci atau sampe memaki-maki tentu itu sangat tidak wajar kenapa ?? Bagaimana coba jika orang yang prilakunya buruk tadi dirubah oleh TUHAN menjadi orang yang super baik, bahkan lebih baik dari orang2 yang selama ini kita anggap baik hayooo hehehehe…..malu kan kita, Tuhan punya kuasa dan mampu merubah itu semua. makanya jangan benci orang.

Lalu bagaimana jika orang yang kita anggap baik tadi ternyata menjadi orang yang sangat jahat, apakah kita akan tetep mau bersahabat dengan dia ??? hehehe………

Bersahabatlah karena TUHAN, jika kita bersahabat karena dia baik, niscaya kita akan kecewa sebab dalam dalam diri orang ada kecenderungan itu berbuat tidak baik, jika kita membenci orang karena prilaku buruknya, siap-siaplah malu sebab setiap orang bisa berubah, Bersahabatlah karena TUHAN karena hanya dengan bersandar atas kehendak TUHAN persahabatan itu akan terjalin dengan manis, kita akan terlindung dari kejahatan atau keburukan, dan jangan pernah membenci manusia.

Alangkah Indahnya persahabatan tanpa melihat RAS,SUKU dan AGAMA, dan yang terpenting adalah bersahabat dengan IKHLAS tanpa ada maksud-maksud tertentu hehehe….

@Gading pantai 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: