RENUNGAN: APAKAH KITA MENGENAL TUHAN

Sebagai Manusia yang mengakui adanya TUHAN tentu kita ingin menjadi seorang hamba TUHAN yang taat dalam menjalankan semua yang diperintahkan serta menjauhi apa yang dilarang, Namun Apakah kita ini termasuk orang yang mengenal TUHAN dengan Baik, saya akan tulis sedikit dari banyak yang bisa kita jadikan renungan bersama.

Pertama : TUHAN itu Maha Kaya : Jika kita menyadari bahwa Tuhan itu Maha kaya berarti kita ini miskin dong, nah kalau begitu pantaskah jika kita menyombongkan apa yang telah kita miliki, Jika kita mengaku kenal dengan TUHAN maka kita tentu akan sadar bahwa kita ini tidak pernah bisa berbuat apa-apa tanpa kehendak Tuhan, Jika kita merasa sebagai hamba Tuhan tentu dalam hati kita tidak pernah tersirat bahwa kita ini kaya, kita ini memiliki banyak harta sehingga membuat kita jadi sombong dan memandang sebelah mata pada orang-orang yang tidak seberuntung kita dalam hal ekonomi. dalam banyak hal kita akan mengakatan bahwa saya ini manusia biasa yang berusaha tapi Tuhanlah yang menentukan segalanya. bukan karena kerja keras kita, bukan karena ilmu kita, bukan karena ini dan itu, tapi Tuhan yang harus kita dahulukan baru kemudian ini dan itunya, tentu saja dengan kalimat dan kata santun sehingga kita tidak merasa lebih hebat dari Tuhan hehehe…….

Kedua : TUHAN MAHA PENGAMPUN (PEMAAF) : Kalau TUAHAN Maha Pengampun, maha Pemaaf dan kalau kita mengaku sebagai hamba Tuhan yang taat tentu kita akan berusaha untuk menjadi orang yang Pemaaf, ada yang bilang begini “Bahwa amalan yang sangat mulia dan mendapat nilai Tinggi dihadapan Tuhan adalah Ketika kita mau datang dan meminta maaf kepada orang lain” wooow…..sanggupkah kita melakukan itu….., Kadang kalau kita marah sama orang lain itu pake ngajak-ngajak ….dibilangi keluarga kita, temen-temen kita kalau si anu itu demikian-demikian…jika semua orang membenci dia kita jadi puas dan bangga hehehehe……

Ketiga : TUHAN MAHA PENGASIH DAN PENYAYANG : Tuhan itu maha Pengasih dan tak pilih kasih, meskipun orang bejat orang paling jahat kalau dia berusaha pasti dikasih sama Tuhan, Nah disinilah Perbedaan Pengasih dan Penyayang, “Kalau Orang dikasih belom tentu disayang”, contoh ada pengamen dirumah kita, kemudian kita Kasih uang, tapi kan kita belum tentu sayang sama itu pengamen hehehe…..Tapi “Kalau disayang biasanya dikasih”, Apa sih yang tidak kita berikan kepada orang yang kita sayangi, bahkan Nyawapun kadang dipertaruhkan,,,,,,,Nah sekarang Apakah kita yang mengaku sebagai hamba Tuhan juga memiliki hati mengasihi dan menyayangi yang hanya mengharap kebaikan dari Tuhan ?……….tentu kasih dan sayang dalam hal kebaikan dong 🙂

Masih banyak lagi tentunya, mohon maaf jika ada salah kata…….

@gading pantai 2009…….saat mata terpejam ternyata bisa tidur juga hehehehe….

Iklan

SISI LAIN DARI BAHAGIA

Setiap kita tentu sering mendengar kata BAHAGIA, sebuah kata yang ingin terwujud dalam menjalani hidup, Yakni BAHAGIA selama-lamanya.

Ternyata bahagia tidak berasal dari tindakan kita secara langsung, salah jika orang mengatakan bahwa orang bisa BAHAGIA karena dia melakukan perbuatan BAIK, sebab BAHAGIA adalah DAMPAK DARI PERBUATAN YANG KITA LAKUKAN ATAU ORANG LAIN PERBUAT.

Contoh : Ketika kita pergi jalan-jalan bersama keluarga apakah itu bisa membuat diri kita BAHAGIA ? jawabnya belom tentu, sebab bisa jadi AKIBAT dari Kepergian itu salah satu keluarga kita sakit, atau kita mengalami kecelakaan, atau uang kita jadi habis lalu cari utangan hehehe……nah jadi SEDIH kan, Jadi Perbuatan yang kita harapkan bisa menjadikan kita BAHAGIA ternyata BERDAMPAK KESEDIHAN.

Seorang Ibu menangis ketika melihat anaknya menikah, waktu ditanya kenapa menangis ? Ibu ini menjawab “Saya BAHAGIA sekali”, Nah bukankah Ibu ini tidak berbuat apa-apa, bukankah yang menjalani hidup baru dan proses Pernikahan adalah anaknya, TAPI Ibu ini merasakan dampak dari Kejadian itu dan membuatnya bisa BAHAGIA.

Jadi jangan pernah menganggap apa yang akan kita lakukan akan bisa membuat diri kita BAHAGIA sebelum kita benar-benar merasakan DAMPAK DARI PERBUATAN KITA ITU telah membuat kita BAHAGIA karenanya.

@Gading pantai 2009, Anda boleh tidak setuju dengan pendapat ini 🙂