RENUNGAN:BELAJAR DARI INDUK AYAM

Jika diamati ada beberapa hal yang bisa kita ambil pelajaran dari Induk ayam, beberapa hal itu antara lain:

Pertama : Induk ayam ketika mengerami telurnya, dia tidak akan pergi kemana-mana hingga telurnya menetas, walaupun untuk itu dia harus menahan banyak godaan, kadang godaan itu datang dari ayam jantan, dan jika itu ada, maka induk ayam akan segera mengusirnya, selain itu juga adanya kutu yang gatalnya minta ampun, kalau orang jawa disebut “gurem”, nah meskipun begitu induk ayam akan terus berupaya menjaga suhu telur yang dieraminya, sebab jika ini tidak dilakukan bisa jadi telurnya akan gagal menetas.

Kiranya demikian juga dengan ibu kita, ketika beliau mengandung beliau akan berusaha menjaga agar anak yang dikandungnya nanti bisa lahir dengan baik dan normal, seorang ibu akan menjaga dari hal-hal bisa membahayakan kandungannya, beliau akan berusaha memberikan yang terbaik buat belahan hati yang tengah dikandungnya, sebab jika sembrono atau tidak hati-hati, maka bisa jadi nanti anak yang lahir tidak normal, bisa cacat fisik ataupun cacat mental.

Kedua Setelah telur-telur itu menetas, Induk ayam akan menjaganya, kemana dia pergi anak-anak ayam yang belum dewasa ini akan diajak serta, diajari cara mencari makan dll, dan jangan coba-coba mendekati ayam yang sedang menjaga anak-anak kecilnya ini, sebab bisa-bisa kita akan dihajarnya, lewat disampingnya aja, kita pasti akan dikejar, sebab dia kira kita akan mengganngu anak-anaknya. Hehehe…..

Nah kiranya kita juga demikian terhadap anak-anak kita yang masih kecil atau yang belum dewasa, haruskan kita kalah sama Induk ayam dalam melakukan pengawasan terhadap anak-anak kita, Induk ayam tadi seolah-seolah meberikan pesan kepada kita “ hi…anakku ini masik kecil, jangan diganggu-ganggu dong, mau dijual juga lakunya murah, mau disate juga dagingnya belom ada, biarlah anakku ini saya rawat dulu saya besarkan dulu, nanti kalau sudah besar dan dewasa mau dijual juga mahal, mau disembelih daginya sudah banyak” hehehe…….

Sama dengan anak-naka kita kalau masih kecil dan belom dewasa kemudia sudah digoda sana-sini, atau tergoda dengan ini dan itu, mungkin kita harus pake nasehat induk ayam tadi “Bang..bang….Anakku masih kecil, tolong jangan digangguin dulu, biar saya didik dulu, saya sekolahkan dulu, biar tercapai cita-citanya dulu, biar bisa mandiri dulu, hehehe dulu, nanti kalau sudah dewasa kamu mau nikahin juga silahkan, “

Ok-lah kalau begitu, anda bisa setuju atau tidak setuju dengan ulasan saya, mohon maaf semoga ada manfaat

@Gading pantai 122009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: